Pengecoran Logam

Panduan praktis pengecoran logam, mulai dari dasar-dasar sand casting, die casting, dan investment casting hingga pemilihan material, desain gating dan riser, pencegahan cacat, perlakuan panas, dan inspeksi. Ditulis untuk insinyur, mahasiswa, dan pembeli komponen cor.

cacat inklusi dan kontaminasi pada hasil pengecoran

Cacat Inklusi dan Kontaminasi pada Hasil Pengecoran Logam: Sumber dan Pencegahan

Melengkapi rangkaian pembahasan cacat pengecoran — porositas dan hot tearing, serta cold shut dan misrun — ada satu kategori cacat lagi yang sering luput dari perhatian namun bisa sangat merusak integritas part: inklusi dan kontaminasi, yaitu masuknya material asing ke dalam struktur logam hasil cor. Apa Itu Cacat Inklusi? Inklusi adalah partikel material asing yang

Cacat Inklusi dan Kontaminasi pada Hasil Pengecoran Logam: Sumber dan Pencegahan Read More »

design for castability prinsip desain pengecoran

Prinsip Desain untuk Kemudahan Pengecoran Logam (Design for Castability)

Banyak cacat pengecoran yang selama ini kita bahas — mulai dari porositas, hot tearing, hingga cold shut dan misrun — sebenarnya bisa dicegah sejak jauh sebelum part sampai ke lantai produksi, yaitu pada tahap desain. Design for castability (DFC) adalah pendekatan sistematis merancang geometri part agar mudah dicor dengan cacat minimal, dan menjadi salah satu

Prinsip Desain untuk Kemudahan Pengecoran Logam (Design for Castability) Read More »

cacat cold shut dan misrun pada pengecoran

Cacat Cold Shut dan Misrun pada Hasil Pengecoran: Penyebab dan Pencegahan

Setelah membahas porositas dan hot tearing, ada dua jenis cacat lain yang sama pentingnya dipahami setiap engineer pengecoran: cold shut dan misrun. Berbeda dari porositas yang terkait gas atau penyusutan, kedua cacat ini murni disebabkan oleh masalah pengisian cetakan (mold filling) — logam cair gagal mengisi rongga cetakan secara sempurna sebelum membeku. Apa Itu Cold

Cacat Cold Shut dan Misrun pada Hasil Pengecoran: Penyebab dan Pencegahan Read More »

finishing fettling

Proses Finishing Hasil Pengecoran Logam: Fettling, Shot Blasting, dan Machining

Part yang baru keluar dari cetakan — baik lewat sand casting, die casting, maupun investment casting — belum siap langsung digunakan. Masih ada sisa gating, riser, flash, dan permukaan kasar yang harus dibersihkan lewat serangkaian proses finishing sebelum part benar-benar siap dikirim ke pelanggan atau dirakit menjadi produk akhir. Fettling: Membersihkan Sisa Cetakan Fettling adalah

Proses Finishing Hasil Pengecoran Logam: Fettling, Shot Blasting, dan Machining Read More »

casting besi baja aluminium

Pemilihan Material untuk Pengecoran Logam: Besi Cor, Baja Cor, dan Paduan Aluminium

Sebelum membahas metode pengecoran mana yang tepat — seperti dibahas di Sand Casting vs Die Casting vs Investment Casting — ada pertanyaan yang lebih mendasar: material apa yang sebaiknya dipilih untuk part yang akan dicor? Tiga kandidat paling umum di industri adalah besi cor, baja cor, dan paduan aluminium, masing-masing dengan karakteristik yang sangat berbeda.

Pemilihan Material untuk Pengecoran Logam: Besi Cor, Baja Cor, dan Paduan Aluminium Read More »

lost foam casting

Jenis-Jenis Metode Pengecoran Logam Lainnya: Centrifugal, Continuous, dan Lost Foam Casting

Setelah membahas tiga metode pengecoran paling populer — sand casting, die casting, dan investment casting, pertanyaan lanjutan yang sering muncul di lantai produksi adalah: bagaimana dengan part berbentuk silinder berongga, batangan logam panjang, atau part dengan geometri rumit namun volume produksi rendah? Sama seperti dibahas di artikel Mengenal Dasar-Dasar Pengecoran Logam, pemilihan metode yang tepat

Jenis-Jenis Metode Pengecoran Logam Lainnya: Centrifugal, Continuous, dan Lost Foam Casting Read More »

sand casting die casting investment casting

Sand Casting vs Die Casting vs Investment Casting

Setelah memahami dasar-dasar pengecoran logam di artikel Mengenal Dasar-Dasar Pengecoran Logam, pertanyaan berikutnya yang paling sering muncul di lantai produksi maupun meja desain adalah: metode pengecoran mana yang paling cocok untuk part tertentu? Tiga metode yang paling banyak dipakai industri—sand casting, die casting, dan investment casting—punya karakteristik yang sangat berbeda dalam hal toleransi dimensi, kualitas

Sand Casting vs Die Casting vs Investment Casting Read More »

gating system dan riser

Desain Gating dan Riser System dalam Pengecoran Logam: Kunci Menghindari Cacat Sejak dari Cetakan

Sebagian besar cacat pengecoran logam—seperti porositas dan hot tearing yang sudah kita bahas di artikel Studi Kasus Cacat Pengecoran Logam—sebenarnya bisa dicegah jauh sebelum logam cair dituang, yaitu pada tahap perancangan sistem saluran tuang (gating system) dan penambah (riser). Banyak praktisi baru fokus pada pemilihan material dan parameter dapur peleburan, padahal desain gating dan riser

Desain Gating dan Riser System dalam Pengecoran Logam: Kunci Menghindari Cacat Sejak dari Cetakan Read More »

hot tearing dan porousity

Studi Kasus Cacat Pengecoran Logam: Porositas dan Hot Tearing di Industri Manufaktur

Pengecoran logam (metal casting) adalah salah satu proses manufaktur tertua sekaligus paling vital dalam industri logam modern — mulai dari tahapan, jenis metode, hingga penerapannya sudah kami bahas di artikel Mengenal Dasar-Dasar Pengecoran Logam. Namun di balik prosesnya yang terlihat sederhana, hasil pengecoran logam tidak selalu sempurna. Cacat cor menjadi salah satu masalah paling umum

Studi Kasus Cacat Pengecoran Logam: Porositas dan Hot Tearing di Industri Manufaktur Read More »